Commissioner
Di Hong Kong, Inggris, Amerika dan negeri-negeri
lain yang berbahasa Inggeris dan menganut common law, commissioner adalah
pegawai negeri, atau pejabat suatu badan semi-pemerintah, atau publik, bukan
badan swasta. Kalau dia ada di badan swasta, dia adalah wakil pemerintah.
Lihat arti commissioner dalam British English
maupun American English, secara konteks umum dan hukum:
A. Di halaman 460 The New Shorter Oxford English
Dictionary, 5th edition, (2002), terbitan Oxford University Press, Oxford, UK: “1a. a person appointed by commission, as the
head of the Metropolitan Police in London, a delegate to the General Assembly of
the Church of Scotland, etc.; a member of a commission or of any of certain
government boards; 1b. a representative of supreme authority in a district,
department etc.; 2. a bookmaker. slang. Now rare.
B. Di halaman 287 Black’s Law Dictionary, 8th
edition, (2004), terbitan Thomson-West, Minnesota, USA, yang merupakan kamus acuan para ahli hukum Amerika dan Inggeris,
termasuk para professor hukum Indonesia:
Commissioner: 1. a person who directs a
commission; a member of a commission. 2. The administrative head of an
organization such as a professional sport. 3. see judicial officer (3) under
Officer.
Lihat sebutan semua pejabat di halaman 287: bail
commissioner, Commissioner for Patents, Commissioner for Trademarks,
commissioner in bankruptcy, Commissioner of circuit court dst. Tidak satu pun
kata commissioner di kamus tersebut menunjukkan bahwa commissioner adalah orang
atau pejabat swasta.
Arti kata “commission” yang pas untuk konteks di
atas adalah arti no. 3 di halaman 286: a body of persons acting under lawful
authority to perform certain public services <the Federal Communications
Commission. Jadi, “commissioner” memiliki (i) wewenang untuk menegakkan
kepatuhan; (ii) supremasi hukum atau moral; (iii) hak untuk memerintahkan atau
memberikan keputusan final; (iv) wewenang untuk mempengaruhi tindakan, pendapat,
keyakinan dll, berdasarkan hukum. Karena itu, timbul istilah “authorities” yang
berarti orang-orang yang berwenang atau berkuasa, atau penguasa, atau instansi
pemerintah.
Kesimpulan: sesuai dengan UUPT 1995 maupun
2007, fungsi dewan komisaris adalah mengawasi pelaksanaan tugas pengelolaan oleh
dewan direksi dan memberikan nasihat kepada dewan direksi. Jadi, terjemahan yang
hampir pas untuk dewan tersebut dalam bahasa Inggeris adalah board of
supervisors, atau board of supervisors cum advisors.
Board of
Commissioners (BOC)
Untuk organisasi pemerintah atau semi-pemerintah, BOC
sebaiknya diterjemahkan menjadi dewan komisaris. Di Google dan Yahoo!, silakan
ketik istilah board of commissioners dan kita akan diberi daftar banyak board of
commissioners, terutama dari county, setingkat kabupaten. Contoh: Wake County
Board of Commissioners, Washington County Board of Commissioners, Oakland County
Board of Commissioners, Franklin County Board of Commissioners (ketuanya disebut
president). Di Inggeris Raya, the
Forestry Commission (www.forestry.gov.uk)
punya board of commissioners yang anggota-anggotanya adalah sejumlah direktur
dan non-executive commissioner. Ketuanya disebut chairman.
Di Google, saya melihat
istilah board of commissioners yang dipakai oleh sebuah perusahaan swasta di
Indonesia, yang jelas sangat membingungkan orang Amerika, Inggeris, Australia
dll. Kok ada perusahaan swasta yang punya board of commissioners?
Implikasi bagi penerjemah: Kalau customer kita
terbiasa memakai istilah board of commissioners untuk dewan komisarisnya dan
informasi tersebut sudah disebarkan ke seluruh dunia, serahkan kepada customer
apakah mau memakai istilah tersebut terus atau mengubahnya menjadi board of
supervisors seperti di Jerman dll, atau board of directors seperti yang umum di
Inggeris, AS dll., walaupun berdasarkan common law board of directors sebuah
corporation memiliki wewenang pengawasan, pengarahan, pengendalian dan
pengelolaan sekaligus. Untuk lebih lengkapnya, silakan baca diskusi tentang "director."
Per 12 Juni 2008, wikipedia.org tidak punya penjelasan
tentang board of commissioners, hanya board of supervisors.
Partnership
A. Limited
partnership: Commanditaire Venootschap (CV). Dalam CV, ada dua jenis pesero: (i) general partner (pesero
aktif, BUKAN pesero atau sekutu umum)) yang mengurus perseroan dan bertanggung
jawab untuk semua utang perseroan selain jumlah uang seronya; dan (ii) limited
partner (pesero diam) yang tidak boleh aktif mengelola perseroan tetapi tanggung
jawabnya hanya terbatas pada jumlah uang seronya.
B. General
partnership: firma. Semua peseronya memiliki tanggung jawab yang tidak
terbatas pada jumlah seronya saja melainkan semua utangnya. Ada tiga jenis
peseronya: (i) secret partner (pesero atau sekutu rahasia) yaitu pesero yang
aktif tetapi tidak mengungkapkan identitasnya kepada masyarakat; (ii) silent
partner (pesero atau sekutu diam) yang diketahui oleh umum sebagai pesero tetapi
tidak aktif dalam pengelolaan perseroan; dan (iii) dormant partner (pesero atau
sekutu tidur) yang tidak diketahui oleh umum sebagai pesero dan juga tidak aktif
dalam pengelolaan perseroan.
Director
Pendahuluan
Common law yang berlaku di Inggeris dan negeri-negeri anggota
Commonwealth seperti Australia, New Zealand, menjadikan setiap corporation
memiliki hanya sebuah board (dewan), yaitu board of directors. Akibatnya,
wewenang pengelolaan, pengendalian dan pengawasan corporation terkonsentrasi
pada board tersebut. Di corporation yang besar, terutama yang sudah go public,
board of directors menyerahkan wewenang pengelolaan sehari-hari kepada sebuah
tim atau komite eksekutif, disebut executive committee, management committee,
executive team atau management team. Beberapa orang director ditugaskan sebagai
eksekutif dan duduk di committee atau team tersebut. Jadi, ada perangkapan
jabatan: non-executive director sekaligus executive director. Waktu ikut board
meeting, ia adalah non-executive director sedangkan waktu ikut management atau
executive meeting, ia adalah executive director. Pelajari juga Companies
Act 2006 Inggeris.
Di banyak negeri bagian USA, sebagian besar limited liability
company (LLC) memiliki dua buah dewan: board of directors dan board of managers
(Hamilton, Robert W.: 1994: 161-164).
Di Indonesia yang sebagian besar hukumnya berasal dari
Belanda, civil law menjadikan setiap PT memiliki dua buah dewan, yaitu dewan
komisaris dan dewan direksi (lihat UUPT No. 40 tahun 2007) sehingga terdapat
pembagian wewenang pengelolaan (oleh dewan direksi) dan pengawasan (oleh dewan
komisaris) PT. Ketentuan ini juga ada di negeri-negeri Eropa Barat seperti
Jerman dan Belanda sehingga koran Financial Times seringkali mengingatkan
pembacanya yang berurusan dengan perusahaan-perusahaan Eropa Barat tentang
adanya kedua dewan tersebut, board of directors dan board of management, atau
board of supervisors dan board of management.
A. Black's Law Dictionary, 8th edition, (2004), terbitan Thomson-West, Minnesota, U.S.A.
Hal. 492: Director 1. One who manages, guides
or orders; a chief administrator; 2. A person appointed or elected to sit
on a board that manages the affairs of a corporation or other organization by
electing and exercising control over its officers. Kesimpulan (a): (i) director
berwenang mengelola, membimbing atau memerintah, atau administratur kepala, yang
di Indonesia setingkat dengan direktur sebuah badan, bagian atau organ
pemerintah atau organisasi pemerintah atau semi-pemerintah; b) Di dalam
corporation, director adalah salah satu pejabat tertinggi dalam pengelolaan
perusahaan, yang di Indonesia setingkat dengan komisaris.
Hal. 1117: Officer 1. a person who holds an office of trust,
authority, or command. * In public affairs, the term refers esp. to a person
holding public office under a national, state or local government, and
authorized by that government to exercise some specific function. In
corporate law, the term esp. refers to a person elected or appointed by the
board of directors to manage the daily operations of a corporation, such as a
CEO, president, secretary, or treasurer. Kesimpulan (b): dalam hukum
corporation, director berkedudukan di atas CEO (kepala eksekutif) dan presiden
direktur.
B. Merriam-Webster's Dictionary of Law (1996), terbitan
Merriam-Webster, Massachusetts, U.S.A.
Hal. 139: director 1. The head of an organized group or
administrative unit or agency. 2: any of a group of persons usu. elected by
shareholders and entrusted with the overall control of a corporation <>
Directors owe a fiduciary duty to the shareholders in the exercise of their
powers. Directors have the power to appoint and dismiss officers, declare and
pay dividends on stock, initiate major corporate actions such as mergers or
dissolution, and determine other matters affecting the corporation. Kesimpulan
(c): (i) Director adalah kepala kelompok yang tergorganisir atau satuan atau
instansi pemerintah; (ii) Dalam hukum corporation, director memiliki
wewenang menyeluruh untuk mengendalikan perseroannya, baik sebagai pengendali
(non-executive director= komisaris) dengan mengangkat maupun memberhentikan
officer maupun pengelola (direksi) dengan bertindak sebagai direktur/eksekutif
(executive director).
Hal. 54: board of directors: a group of citizens elected by
the shareholders of a corporation to manage the corporation's business and
appoint its officers.
Hal. 339: officer: 1: one charged with administering or
enforcing the law (a police officer). 2: one who holds an offcie of trust,
authority, or command (directors, officers, employees and shareholders of a
corporation). 3: One who holds a position of authority or command in the armed
forces (insubordinate to his commanding officer)
C. The Dictionary of Insurance & Finance Terms (1999),
terbitan The Chartered Institute of Bankers, London, England
Hal. 105: director: one of the principals of a company,
in a public limited company (plc) appointed by its shareholders. Most companies
have a group of directors (the board of directors) who act collectively as
the senior management of the company, being responsible to the shareholders for
its efficient running and future development. The duties and legal
responsibilities of a director are defined in the Companies Acts. They include
the compilation of an annual report and the recommendation of an annual dividend
on shares.
Dalam sebuah perseroan terbatas public
(plc, atau PT Tbk), ia
diangkat
oleh pemegang sahamnya pada
rapat
umum
tahunan para pemegang saham.
Sebagian besar PT memiliki sekelompok director yang disebut
sebagai board of directors (BOD) dan bertindak secara bersama-sama
selaku manajemen senior perseroan yang bersangkutan sehingga bertanggung
jawab kepada para pemegang saham untuk pengelolaan yang efisien dan
pengembangan perseroan dihari kemudian.tugas dan tanggung jawab seorang
director ditetapkan dalam Companies Act. Yang mencakup penyusunan
laporan tahunan dan saran tentang dividen tahunan atas saham.
Hal. 43: board of directors: decision-making group comprising
all the directors of a company, who are legally responsible for their actions.
The board of directors is specifically charged with the management of the
company and in the case of a public limited company is elected by the
shareholders at the company's annual general meeting (AGM). In the USA, the
board of directors draws up company policy and appoints executives to run the
company. It is sometimes also known simply as "the board."
Kelompok pembuat keputusan yang terdiri
atas semua director sebuah perseroan yang menurut hukum bertanggung
jawab untuk tindakan-tindakan mereka. BOD secara khusus bertugas
mengelola perseroan. Di AS, BOD menyusun kebijakan perseroan dan
mengangkat eksekutif untuk menjalankan perseroan. BOD kadang-kadang
disingkat menjadi “the board” saja.
Karena itulah, “board meeting” harus
diterjemahkan menjadi “rapat dewan komisaris” dan “chairman of the board”
"komisaris utama.”
Definisi istilah "komisaris"
menurut Undang-Undang Perseroan Terbatas
(UUPT) No. 40 tahun 2007
Pasal 1:
Dewan Komisaris: organ perseroan yang
bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus
sesuai dengan anggaran dasar
serta memberi nasihat kepada direksi.
Sebagai perbandingan, silakan pelajari UU Perseroan (Companies Act
2006) Inggeris dengan menulis Companies Act 2006 di Yahoo! atau Google.
wikipedia.org membuat rangkuman istilah-istilah director dan
board of directors:
Board of directors
From Wikipedia, the free encyclopedia
- For other uses, see
Chairman of the Board
In relation to a
company or other formal
organization, a director is an officer (that is,
someone who works for the company) charged with the conduct and
management of its affairs. A director may be an inside director
(a director who is also an officer or promoter or both) or an
outside, or independent, director. The directors collectively
are referred to as a board of directors. Sometimes the
board will appoint one of its members to be the
chair or chairperson of the board of directors,
traditionally also called chairman or chairwoman.
Theoretically, the control of a company is
divided between two bodies: the board of directors, and the
shareholders in
general meeting. In practice, the amount of power exercised
by the board varies with the type of company. In small private
companies, the directors and the shareholders will normally be
the same people, and thus there is no real division of power. In
large
public companies, the board tends to exercise more of a
supervisory role, and individual responsibility and
management tends to be delegated downward to individual
professional executive directors (such as a finance director or
a marketing director) who deal with particular areas of the
company's affairs.
Another feature of boards of directors in
large public companies is that the board tends to have more
de facto power. Between the practice of institutional
shareholders (such as pension funds and banks) granting proxies
to the board to vote their shares at general meetings and the
large numbers of shareholders involved, the board can comprise a
voting bloc that is difficult to overcome. However, there have
been moves recently to try to increase shareholder activism
amongst both institutional investors and individuals with small
shareholdings.
[1]
[2] A
board-only organization is one whose board is
self-appointed, rather than being accountable to a base of
members through elections; or in which the powers of the
membership are extremely limited.
Karena memisahkan secara tugas fungsi
pengelolaan dari fungsi pengawasan, berdasarkan UU PT No. 40 tahun 2007 setiap PT
Indonesia wajib memiliki dua buah dewan, yaitu dewan komisaris dan dewan direksi,
sedangkan corporation atau limited liability company (PT) Inggeris dan
negeri-negeri mantan koloni inggeris yang menerapkan common law hanya memiliki
sebuah dewan, yaitu board of directors, atau BOD, karena fungsi
pengelolaan mereka tidak secara tegas dipusatkan pada suatu dewan.
BOD tersebut dipimpin oleh chairman atau
chairperson. Anggota-anggotanya disebut sebagai director. BOD membentuk sebuah
executive committee atau management team untuk pengelolaan sehari-hari
perusahaan. Umumnya BOD mengangkat sejumlah atau sebagian besar anggotanya
sebagai anggota committee atau team itu sehingga disebut sebagai officer atau
eksekutif. Anggota BOD yang merangkap sebagai officer disebut juga sebagai
executive director sedangkan yang tidak merangkap demikian disebut sebagai
non-executive director. Di AS, kita dapat mengenali anggota BOD yang merangkap
officer melalui sebutan atau jabatan mereka misalnya director of finance,
director of operations. Kita mengenali officer yang bukan director melalui
jabatan mereka misalnya vice president marketing, vice president production.
Catatan: di perusahaan-perusahaan yang tercatat
di bursa saham dan sebagian besar sahamnya dimiliki oleh public, officer,
terutama CEO, memiliki power yang luar biasa karena ialah pemimpin rapat
perusahaan dan berhak mengusulkan mencalonkan director. Karena itu, dalam buku
tulisan Neilson & Pasternack (2006), ada cerita tentang seorang director yang bercita-cita menjadi vice
president.
PERHATIAN:
Contoh nyata tentang kesalahan terjemahan umum
bahwa kata “director” sebuah perusahaan tidak boleh diterjemahkan menjadi “direktur” melainkan
“komisaris” adalah istilah “independent director.” Adakah istilah "direktur independen"
di Indonesia?